Memang bukan baru lagi aku menjadi supervisor disini. Udah menduduki waktu kurang lebih satu bulan. Namun rasanya baru kemaren dudukan ini kuterima.
Bukan tanpa rintangan berarti dudukan ini kutempuh. Halangan dan rintangan pastilah ada. Terutama ketika kita benar-benar NOL BESAR dalam jenis pekerjaan ini.
Bahkan diawal kepindahanku, aku langsung ambil cuti biar fresh lagi begitu masuk kerja setelah lburan. Namun apa daya, dalam liburan ternyata mendapatkan ujian sakit. Bahkan sekarang pun setelah sebulan aku kembali ditegus dan sakit.
Sebenarnya, andai aku dulu belajar tentang hal ini, tentu tidak akan terlalu sulit menyelesaikan tanggungjawab ini. Namun apa daya nasi telah jadi bubur, dan aku mesti menjalankan semuanya semampuku.
Namun banyak hikmah juga kupetik dari pembelajaran ini. Bagaimana aku mencoba mengatur supaya pekerjaan bisa segera dibenahi, dan rutinitas kembali menjadi sesuatu yang ringan. Mungkin tidak bulan depan, mungkin masih 2 bulan lagi baru akan terlaksana, tapi kuharapkan kesempatan untuk terus berjuang dan berusaha akan selalu ada.
Aku ingat akan niatku, untuk segera TDA. Bukan tidak mau TDB atau amphibi. Namun begitu banyak pertimbangan yang harus kulakukan untuk menjalani profesi ganda ini, sedangkan kekuatanku sangatlah terbatas.
Yang paling terbatas adalah psikisku. Aku bukanlah orang yang bisa menjalankan sesuatu disaat pikiranku jauh mengembara ke keluarga yang sudah setahun kubina... namun rasanya baru kemaren ini kami menikah.
Aku bukan orang yang kuat menahan rasa rindu dihati, disaat ingin berbagi dengan seseorang hanya melalui suara. Atau hanya bertemu 1x dalam sebulan untuk kemudian menata hati lagi agar teguh dirantau.
Aku memang kuat... tapi itu dulu ketika masih sendiri. Kuat menanggung rindu terhadap ortu karena ada teman-teman yang menjadi curahan hati... Tapi bagaimana dengan mimpi dan asa yang dirajut bersama seorang terkasih?? tidak mungkin itu akan dibagi dengan siapapun kecuali dia yang telah menjadi kekasih.
Rasa itu semakin kuat untuk membuatku semakin giat berfikir dan membuat rencana jangka panjang. membuatku mulai merintis lagi apa yang dulu sempat kurintis bersama teman-teman namun kembali hancur karena alasan tertentu.
Yang pasti ada langkah yang mesti dijalani menuju mimpi yang tengah dirajut.
Semoga Engkau Kuatkan Hati ini hingga waktunya tiba duhai Kekasih hati....
Showing posts with label Mindset. Show all posts
Showing posts with label Mindset. Show all posts
Saturday, November 1, 2008
Monday, June 18, 2007
Tawaran TDA maks. 2,5 tahun lagi
wah.... chat hari ini menggugah niat lagi untuk segera TDA. Gara-gara status YM "visi 75/100 mungkinkah???" mbak doris nanya, visi apa tuh sharing donk?... aku bilang itu visi perusahaan tempatku bekerja.
Emang di kantor ku sekarang ini lagi digencarkan visi 75/100. Maksudnya... di saat dirgahayu negara ini tepat 75 thn di tahun 2020 nanti, diharapkan saat itu juga nusantara ini akan terang benderang 100%.
Aku bertanya-tanya sendiri, apakah mungkin ini dapat diwujudkan??? tapi bisa saja ini bisa terwujud kalo semua elemen bekerjasama untuk mewujudkannya. Apalagi kalo Law of Attraction udah bekerja sempurna. WUiiiihhhh gak kebayang tuh hebatnya kondisi negara ini nantinya..
Tapi kata si mbak, garing ah bicara soal visi perusahaan. Bener jg kali ya. Ngapain justru membicarakan visi perusahaan?? Kenapa bukan visi diri sendiri.
Sebenarnya saya punya visi juga sih. Paling gak untuk 2 tahun lagi mau naik haji (pdhl saat ini modal untuk itu blm ada). Terus, 5 tahun lagi, saat hutang udah lunas, dan yang pasti kontrak kerja 5 tahun sudah terpenuhi.
Kalo soal modal untuk usaha dari sekarang udah mulai usaha. Emang sih masih kecil2an. Tapi justru dari kecil2an itu kan dia akan membesar??
Sekarang yang sedang digarap adalah usaha pakaian muslim dewasa dan anak2. Untuk dewasa merek Trio Busana (markasnya di tanah abang blok A) trus merk Mirzani, Azka (lewat mbak doris)dan satu lagi yang rencananya segera digarap, Koko merek Yashifani (mgk lgs ke Rumus).
Sedangkan merk anak-anak kemaren baru nyoba merk Dannis. Kata pelanggan sih untuk persiapan lebaran anak-anaknya. Lumayan lah, gak sampai menunggu lama akhirnya terjual juga itu semua.
Mungkin nanti target 5 tahun itu akan direvisi lagi. Setelah melihat perkembangan 2 tahun kedepan. Semoga apa yang saya canangkan di blog satunya bisa tercapai. Amiin.
Emang di kantor ku sekarang ini lagi digencarkan visi 75/100. Maksudnya... di saat dirgahayu negara ini tepat 75 thn di tahun 2020 nanti, diharapkan saat itu juga nusantara ini akan terang benderang 100%.
Aku bertanya-tanya sendiri, apakah mungkin ini dapat diwujudkan??? tapi bisa saja ini bisa terwujud kalo semua elemen bekerjasama untuk mewujudkannya. Apalagi kalo Law of Attraction udah bekerja sempurna. WUiiiihhhh gak kebayang tuh hebatnya kondisi negara ini nantinya..
Tapi kata si mbak, garing ah bicara soal visi perusahaan. Bener jg kali ya. Ngapain justru membicarakan visi perusahaan?? Kenapa bukan visi diri sendiri.
Sebenarnya saya punya visi juga sih. Paling gak untuk 2 tahun lagi mau naik haji (pdhl saat ini modal untuk itu blm ada). Terus, 5 tahun lagi, saat hutang udah lunas, dan yang pasti kontrak kerja 5 tahun sudah terpenuhi.
Kalo soal modal untuk usaha dari sekarang udah mulai usaha. Emang sih masih kecil2an. Tapi justru dari kecil2an itu kan dia akan membesar??
Sekarang yang sedang digarap adalah usaha pakaian muslim dewasa dan anak2. Untuk dewasa merek Trio Busana (markasnya di tanah abang blok A) trus merk Mirzani, Azka (lewat mbak doris)dan satu lagi yang rencananya segera digarap, Koko merek Yashifani (mgk lgs ke Rumus).
Sedangkan merk anak-anak kemaren baru nyoba merk Dannis. Kata pelanggan sih untuk persiapan lebaran anak-anaknya. Lumayan lah, gak sampai menunggu lama akhirnya terjual juga itu semua.
Mungkin nanti target 5 tahun itu akan direvisi lagi. Setelah melihat perkembangan 2 tahun kedepan. Semoga apa yang saya canangkan di blog satunya bisa tercapai. Amiin.
Sunday, April 22, 2007
20% buat infaq, sedekah Dll????.......
Ada pengalaman menarik bagi saya kemaren ini. Mengenal blog orang-orang yang udah duluan sukses di bidang nya.
Bagi mereka yang berkecimpung dalam komunitas ini berbagi menjadi suatu kebiasaan yang semakin dikembangkan. Berbagi ilmu, kepandaian, skill dan juga materi sudah menjadi konsumsi sehari-hari. Namun yang paling mengesankan untuk saya pribadi adalah keinginan dari masing-masing komunitas untuk berbagi sebesar 20% dari penghasilan mereka.
Dalam ajaran islam aja dianjurkan untuk mengeluarkan 2,5% dari penghasilan. Tetapi dalam komunitas ini dianjurkan untuk menyisihkan 20% dari gross income. coba deh kebayang gak gimana efeknya jika semua pengusaha berlomba-lomba menyisihkan 20% dari gross incomenya untuk kemajuan masyarakat???
Saya lagi nyoba juga nerapin strategi ini. Mungkin bentar lagi efek dan impak nya akan kerasa. Who knows???... saya mau coba ambil bagian dalam indahnya berbagi ini sebagai the power of giving kata pak Fauzi.. tapi menurut saya lebih bagus kalo power of sharing.. gak tau juga mana yg cocok..
Bagi mereka yang berkecimpung dalam komunitas ini berbagi menjadi suatu kebiasaan yang semakin dikembangkan. Berbagi ilmu, kepandaian, skill dan juga materi sudah menjadi konsumsi sehari-hari. Namun yang paling mengesankan untuk saya pribadi adalah keinginan dari masing-masing komunitas untuk berbagi sebesar 20% dari penghasilan mereka.
Dalam ajaran islam aja dianjurkan untuk mengeluarkan 2,5% dari penghasilan. Tetapi dalam komunitas ini dianjurkan untuk menyisihkan 20% dari gross income. coba deh kebayang gak gimana efeknya jika semua pengusaha berlomba-lomba menyisihkan 20% dari gross incomenya untuk kemajuan masyarakat???
Saya lagi nyoba juga nerapin strategi ini. Mungkin bentar lagi efek dan impak nya akan kerasa. Who knows???... saya mau coba ambil bagian dalam indahnya berbagi ini sebagai the power of giving kata pak Fauzi.. tapi menurut saya lebih bagus kalo power of sharing.. gak tau juga mana yg cocok..
Subscribe to:
Posts (Atom)